KEEN - Kencana Energi Lestari Tbk

-

Kencana Energi Lestari Tbk adalah perusahaan yang menjalankan usaha jasa dan ketenagalistrikan melalui anak perusahaan dengan fokus utama menghasilkan energi baru terbarukan bagi kebutuhan industri dan rumah tangga. Perusahaan menghasilkan daya listrik menggunakan aliran sumber daya air (hydropower), sebagai salah satu sumber renewable energy yang dinilai cukup efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam skala kecil ataupun skala besar. Pemanfaatan aliran sumber daya air juga dinilai tepat dengan kondisi geografis dan hidrologis, dimana perusahaan menjalankan usaha melalui pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang didirikan. Perusahaan menjalankan business to business operation (B2B) dimana Perusahaan Listrik Negara (PLN) merupakan pelanggan dari perusahaan sesuai dengan kontrak power purchase agreement (PPA) yang telah disepakati oleh perusahaan dengan PLN sebagai dasar dari setiap PLTA. Kontrak perusahaan dengan PLN merupakan kontrak jangka panjang berupa penyediaan listrik selama 20-30 tahun sejak dioperasikannya PLTA. Kerjasama dengan PLN untuk pembangunan dan pengoperasian aset pembangkit tenaga listrik dilakukan dengan pola BOO (build-own-operate) maupun BOOT (build-own-operate-transfer).

Untuk menjaga tingkat efisiensi dan efektifitas dari kegiatan usaha, maka perusahaan menjalankan tiga proyek PLTA di pulau Sumatera dan Sulawesi, yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan hidrologi wilayah setempat, menggunakan metode run-of-river hydropower melalui entitas anak perusahaan yaitu PT Energy Sakti Sentosa (proyek Pakkat), PT Bangun Tirta Lestari (proyek Air Putih) dan entitas anak tidak langsung PT Nagata Hidro Madong (proyek Madong). Dari ketiga PLTA tersebut, terdapat satu PLTA yang sudah beroperasi yakni PLTA Pakkat di Sumatera Utara, berkapasitas 18 MW. Sementara itu, perusahaan akan segera meresmikan PLTA nya yang kedua yakni PLTA Air Putih yang terletak di Bengkulu, berkapasitas 21 MW dan saat ini sedang tahap komisioning. Perusahaan juga sedang membangun pembangkit Madong yang terletak di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan, berkapasitas 10 MW, yang direncanakan akan beroperasi pada tahun 2021.

Profil Perusahaan

Didirikan pada tanggal
5 Mei 2008
Kode Industri
J411
Sektor
Infrastruktur (IDX IC) / Infrastruktur, Utilitas & Transportasi (JASICA)
Sub-Sektor
Utilitas (IDX IC) / Energi (JASICA)
Industri
Utilitas Listrik
Sub-Industri
Utilitas Listrik
Emiten Sejenis
ARKO BREN HGII LAPD MPOW PGEO POWR TGRA
Tanggal IPO
2 September 2019
Papan
Utama
Jumlah saham beredar
3.666.312.500 lembar / 3,67 M lembar
Kapitalisasi
Rp. 2,55 T
Pemegang saham diatas 5%
PT Paramata Indah Lestari (30.3%)
Henry Maknawi (11%)
Tepco Renewable Power, Incorporated (25%)
Dewan Komisaris
Albert Maknawi (Komisaris Utama)
Sim Idrus Munandar (Komisaris)
Freenyan Liwang (Komisaris)
Jeanny Maknawi Joe (Komisaris)
Yamaguchi Masahiro (Komisaris)
Direksi
Henry Maknawi (Direktur Utama)
Wilson Maknawi (Wakil Direktur Utama)
Rusmin Cahyadi (Direktur)
Ir. Karel Sampe Pajung (Direktur)
Giat Widjaja (Direktur)
Takasawa Kazunori (Direktur)
Anak Perusahaan
PT Energy Sakti Sentosa (Pemasokan Kelistrikan - 75%)
PT Bangun Tirta Lestari (Pemasokan Kelistrikan - 98.40000153%)
PT Bangun Hidro Energi (Entitas Induk - 98%)
PT Sumber Tirta Energi (Pemasokan Kelistrikan - 99.98000336%)
PT Kencana Energi Matahari (Entitas Induk - 99.80000305%)
PT Nagata Dinamika Hidro Madong (Pemasokan Kelistrikan - 74.48000336%)

Komposisi Pendapatan di 2018

384,61 M

Status Kuartal Terkini

  • Volume-Besar
  • Penjualan-Turun < 20%
  • DER < 1x
  • Hutang-Naik < 20%
  • Laba
  • Laba-Turun
  • Laba-Turun < 20%
  • ROE < 10%
  • Nilai-Buku > Harga
  • Modal-Naik-Rata2 > 10%
  • Penjualan-Naik-Rata2 > 10%
  • Laba-Naik-Rata2 > 20%
  • Aset-Lancar > Hutang-Lancar
  • Margin-Laba-Kotor > 20%
  • Margin-Laba-Kotor > 40%
  • Margin-Laba-Kotor > 60%
  • Margin-Laba-Kotor > 80%
  • Margin-Laba-Operasi > 10%
  • Margin-Laba-Operasi > 20%
  • Margin-Laba-Operasi > 30%
  • Margin-Laba-Operasi > 40%
  • Margin-Laba-Operasi > 50%
  • Margin-Laba-Bersih > 10%
  • Margin-Laba-Bersih > 20%
  • Margin-Laba-Bersih > 30%